
(VERSE 1, Suara piano solo lambat, suasana sunyi dan syahdu) Di dalam gelap... jiwa meratap... Langkah terhenti, dunia menyergap... Rasa takut mengunci kalbu, Raga rapuh didera ragu. (VERSE 2, Gesekan biola mulai masuk, perlahan naik) Namun dengarlah... panggilan suci, Takdir kita bukan meratapi, Tepis debu yang menutupi hati, Sinar kebenaran menanti. (CHORUS, Ketukan drum mars masuk, terompet berbunyi megah, tempo meninggi) Bangunlah jiwa yang lemah! Singsingkan fajar, buanglah keluh dan resah! Dengan semangat tauhid sejati... Hanya pada-Nya, tunduk dan berserah diri ! Tiada sekutu, Tiada tandingan, Dialah Puncak Segala Kekuatan! (VERSE 3, Ketukan mars konsisten, penuh keyakinan) Hancurkan berhala di dalam dada, Keraguan dunia tak lagi berdaya. Satu arah, satu tujuan, Langkah tegak penuh keyakinan. (CHORUS, Semua instrumen mencapai puncak, vokal paduan suara/choir melatarbelakangi) Bangunlah jiwa yang lemah! Singsingkan fajar, buanglah keluh dan resah! Dengan semangat tauhid sejati... Hanya pada-Nya, tunduk dan berserah diri! Tiada sekutu, Tiada tandingan,Dialah Puncak Segala Kekuatan! (OUTRO, Tempo melambat kembali, menyisakan gema vokal yang tegas) Jiwa yang lemah... kini t'lah bangkit. Menembus awan, menuju langit. Tauhid yang murni...Abadi di hati.

