**AKU ADA SATU IMPIAN** [Verse 1] Aku ada satu impian, Yang terpisah dalam sejarah akan disatukan. Enam sembilan bukan sekadar angka ideal, Yang tersalah mampu dibetulkan kembali. [Verse 2] Aku ada satu impian, Nenek moyang terluka ketika dunia belum berteknologi. Emosi diwariskan melalui kata permusuhan, Namun setelah ribuan tahun berlalu, Generasi kemudian akhirnya mengerti— Luka lama tidak seharusnya dibiarkan tanpa sembuh. [Pre-Chorus] Struktur yang terbina tidak perlu dirobohkan, Namun generasi baharu wajib memahami— Apa yang pernah berlaku, Dan amanah di sebalik setiap lencana. [Chorus] Biarkan sempadan negeri Hanya menjadi garisan di atas peta. Bukan tembok yang memisahkan jiwa, Bukan alasan untuk kita bermusuhan. Aku ada satu impian, Enam sembilan bukan sekadar angka patriotik. Ia tanda masanya untuk kita reset, Membina sejarah baharu yang lebih harmonis. [Bridge] Perkauman tidak lagi dijadikan senjata, Adat dan kepercayaan tidak lagi dipertentangkan. Lambang diraja dihormati tanpa memecah-belahkan, Pasukan berseragam berdiri demi keamanan. [Final Chorus] Aku ada satu impian, Yang terpisah akhirnya disatukan. Yang terluka akhirnya disembuhkan, Yang tersalah berani kita betulkan. Enam sembilan—masa untuk reset, Bukan memadam sejarah yang telah berlaku. Tetapi belajar, berdamai dan melangkah, Menuju masa depan yang lebih harmonis. [Outro] Semoga rakyat di sini hidup aman, Seperti manusia di seluruh dunia. Tiada batas pada rasa persaudaraan— Hanya satu bumi, Dan satu impian.


