
[Intro - Spoken Whispered, Smooth Bass Drop] *(Tutup lampu itu...)* *(Biarkan malam ni milik kita, sayang.)* [Verse 1 - Male Singer 1, Silky Smooth, Close-Mic Delivery] Kau melangkah masuk, gaya seorang pahlawan, Mata tajam menuntut, tanpa ada tawar-menawar. Aku di gerbang ini, tak berniat melarikan diri, Sengaja kuangkat perisai, biar kau sendiri yang meragut, ...meragut sepi. [Verse 2 - Male Singer 2, Warm Falsetto, Floating Vibe] Angin mula berubah, ombak meransang rasa, Kau tukar kemudi, jadi nakhoda yang berkuasa. Sayang... malam ni kita tak perlu arah tuju, Biar bahtera ni hanyut... ke pelabuhan itu. [Chorus - Both Male Singers, Lush Velvet Harmony, Smooth Groove] Sauh dilabuh di ranjang asmara... Gelora merusup, akal hilang bicara. Biar keringat membasahi tubuh yang lelah, Kita dayung bahtera, sampai lautan pun mengalah. [Verse 3 - Male Singer 1, Rhythmic Cadence, Sultry Tone] Tiada lagi rahsia di balik baju besi, Bila debar di dada dah tak mampu dikunci. [Verse 4 - Male Singer 2, Melodic Run, Soft Breath] Setiap tikaman kasih, iramanya perlahan tapi pasti, Kita kalah dalam rela, menang dalam nikmat abadi. [Bridge - Both Male Singers, Atmospheric Build, Trading Smooth Lines] [Male Singer 1] Jangan bimbang kalau nafas mula tewas... [Male Singer 2] Aku di sini... mendayung seirama, sebatas. [Both Male Singers, Harmonized Falsetto] Meneroka ufuk malam yang panjang, Hingga fajar lupa cara nak menjelang... [Instrumental Interlude - Dark Ambient Synth, Slow Sexy R&B Beat] [Chorus - Both Male Singers, Full Emotional Peak, Velvet R&B Harmonies] Sauh dilabuh di ranjang asmara... Gelora merusup, akal hilang bicara. Biar keringat membasahi tubuh yang lelah, Kita dayung bahtera, sampai lautan pun mengalah. [Outro - Whispered, Echoing, Smooth Fade Out] Nakhoda dan pahlawan... Tumpah di satu pelabuhan. ...Kandas.

