
Takdir kita bukan sejiwa
[Intro] (Soft, atmospheric piano notes) [Verse 1] Ruang ini... mengingatkanku. Pada kenangan, yang telah berlalu. Membawa diriku, kembali ke waktu, Di mana kau... di sisi ku. [Verse 2] Dingin angin... di dini hari. Menyelusup masuk... ke dalam mimpi. Mencakar-cakar, perasaan ini. Membuatku tewas... dan hilang harga diri. [Chorus] Seperti air... penuh di bencana. Begitulah diumpamakan, hubungan kita. Jika ku tambah lagi isinya, Pasti melimpah... tumpah semuanya. [Post-Chorus] Adakah aku, seorang yang tamak? Tak pernah cukup, dengan kehendak. Selalu mengharap, pada yang tidak. Akhirnya sendiri... hati yang retak. [Bridge] (Slow, emotional build-up, raw vocals) Aku... hanya manusia. Yang cuba mencari erti, Dalam sisa-sisa mimpi... [Chorus] Seperti air... penuh di bencana. Begitulah diumpamakan, hubungan kita. Jika ku tambah lagi isinya, Pasti melimpah... tumpah semuanya. [Outro] Aku cuma insan biasa... Yang mendamba sekeping cinta. Namun apakan daya... Mengharap insan yang tidak sejiwa. Mengharap insan yang tidak sejiwa... (Fade out)

